LENGAAAAH...di ADITYA Acrylic dini pagi hari Minggu tggl 7 februari 2016 Pukul 04.21 - 04.30 telah terjadi pencurian 3 unit laptop dan 1 unit Hp... silahkan lihat video berikut ini.
Tentunya Saya yakin banyak kejadian seperti diatas di Kota DKI Jakarta tercinta ini. Banyak Kejahatan seperti pencurian, tawuran, begal, tabrak lari, kecelakaan, tawuran, aksi premasnisme, sabotase, anarkis, pembunuhan, penculikan, terorisme, penjambretan, dll yang ada, dan banyak belom terungkap oleh pihak kepolisian.
Kepolisian di Negara Kita ini pastinya memiliki batasan dalam menjaga keamanan khususnya di Kota Jakarta ini.
Polisi yang Saya tau Mereka membantu menerima laporan dan bekerja sesuai standart/prosedur yang ada. ( Banyak juga yang terungkap sih..) Ketika Kita melapor atau membuat Laporan.... Polisi Merekam segala tindakan kejadian kriminal yang terjadi pada setiap laporan korban. Siapa tau Jika belum terungkap.. itu menjadi catatan dan rentetan untuk membentuk sebuah kesimpulan.
CCTV adalah alat pantau yang lumayan tepat saat ini.. cuman dipasaran sayang kualitasnya masih belum mampu menangkap jelas muka PELAKU KEJAHATAN. kesalahan pemasangan CCTV dan peletakannya harus mampu menyorot wajah pelaku langsung saat kedatangan mereka. (samarkan dan sembuyikan dengan metode CCTV Acrylic Custom ) lagi dalam setting pengerjaan desainnya. Hehee
Salah Satu Cara Jitu untuk mengejar Pelaku yaitu dengan melihat jejak pelariannya lewat Jalan. sampai titik mana mereka berhenti. Pasang 50.000 CCTV di Jakarta akan mampu mengungkap /menangkap Pelaku Kejahatan, minimal Kita dapat belajar menangkal / mengantisipasi aksi aksi mereka.
Anggap saja Di jakarta Pusat ada 8 kecamatan 44 kelurahan, 338 rw dan 4784 RT menurut data pada th kemaren2. Seandainya Kita ambil per Wilayah membutuhkan 10.000 CCTV saya rasa cukup.
Anggap saja Di jakarta Pusat ada 8 kecamatan 44 kelurahan, 338 rw dan 4784 RT menurut data pada th kemaren2. Seandainya Kita ambil per Wilayah membutuhkan 10.000 CCTV saya rasa cukup.
Jika di DKI Jakarta terbagi menjadi 5 wilayah kotamadya, yaitu Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. 50.000 cctv tinggal bagi saja ke 44 Kecamtan.
Anggap saja satu CCTV harga 1 Juta DKI Pemprov harus mengeluarkan anggaran Rp. 1.000.000 x 50.000 CCTV Jadi berapa tuh 50M ya... itu belum terpasang. tinggal kabel dan jasa pasang. 50 M lagi itu sudah dengan Kantor dan Sistem Pemantauannya.
ini hanya sebatas ide... masalah penting tidaknya tergantung MAU tidak MAU.. siapa tau pihat terkait dapat mewujudkan itu. Amiinn.
BELAJAR KASUS MIRNA KOPI SIANIDA lama terungkap karena keterbatasan CCTV. CCTV itu PENTING. Jangan lama lama dukung 50.000 CCTV untuk Jakarta.